Ketua F-HPP DPRD Medan Sesalkan Kinerja Pemborong Parit
10 November 2022 - 19:35:10 WIB | Dibaca: 3527x
Medan (Sioge) – Ketua F-HPP DPRD Medan Hendra DS mengaku kecewa melihat kinerja sejumlah pemborong pengerjaan galian parit di berbagai tempat di Kota Medan. Pasalnya, tumpukan tanah berlumpur bekas galian parit dibiarkan di badan jalan yang akhirnya mengganggu arus lalu lintas.
“Kita kecewa dengan kontraktor yang tidak profesional dalam bekerja, sehingga meresahkan warga sekitar dan pengguna jalan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (10/11/2022) menyikapi kondisi sejumlah ruas jalan yang dipenuhi timbunan tanah bekas galian.
Dicontohkannya, di Jalan Menteng II Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai yang dilakukan pembuatan drainase sepanjang 600 meter. Kondisi saat ini, sudah dikerjakan sekitar 100 meter, namun tanah berlumpur bekas galian tidak dibersihkan dari badan jalan.
Salah seorang warga, Budi menyebutkan akibat pengerjaan yang terkesan asal-asalan, kendaraan warga tidak bisa masuk karena tumpukan lumpur. Bahkan, ketika warga mempertanyakan hal itu kepada pengawas di lapangan, disebutkan pekerjaan mereka akan dirapikan setelah selesai 600 meter. Parahnya lagi, pembangunan mesjid menjadi terhenti karena mobil yang mengangkut bahan material tidak bisa masuk.
Menyikapi itu, Politisi Hanura itu minta pemborong agar menyahuti keluhan warga. “Kita minta supaya kontraktornya memperhatikan dampak pekerjaan ke warga. Artinya, jangan sampai pengerjaan proyek jalan mengganggu aktivitas warga,” ujar Ketua DPC Partai Hanura Kota Medan itu seraya menyebutkan pekerjaan di Jalan Menteng II merupakan salah satu contoh buruk untuk pengerjaan parit. (S1)












